"suara kamu nggak banget deh!"
"kentut aja fales!"
teriak seseorang yang duduk di belakang gue. namanya DINA. dia seorang gadis yang tak berdosa, rajin menabung dan kadang tak ada logika karna mau aja pacaran ama gue.
saat itu gue ama DINA lagi jalan berdua dengan berkendara MOTOR .dan atas bantuan sang angin, pas gue nyanyi air liur gue muncrat kebelakang. begitu banyak hingga DINA ngamuk dan berkata lagi
" kamu ngeselin...liat ni muka ku! habis sudah!"
"maafin aku ya say"( dengan wajah memelas)
"ya udah deh , tapi janji ini yang terakhir"
" iya ,aku janji" (kepaksa)
DINA pun meluk gue dengan erat.gue nyaris khilaf.
"kentut aja fales!"
teriak seseorang yang duduk di belakang gue. namanya DINA. dia seorang gadis yang tak berdosa, rajin menabung dan kadang tak ada logika karna mau aja pacaran ama gue.
saat itu gue ama DINA lagi jalan berdua dengan berkendara MOTOR .dan atas bantuan sang angin, pas gue nyanyi air liur gue muncrat kebelakang. begitu banyak hingga DINA ngamuk dan berkata lagi
" kamu ngeselin...liat ni muka ku! habis sudah!"
"maafin aku ya say"( dengan wajah memelas)
"ya udah deh , tapi janji ini yang terakhir"
" iya ,aku janji" (kepaksa)
DINA pun meluk gue dengan erat.gue nyaris khilaf.





